Klomtan Karya Mukti Mendapat Bantuan Program SRI

017a

Pada musim tanam 2013, petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (klomtan) Karya Mukti Dusun Cimalati, Desa Madusri mendapat bantuan tanaman adi program System of Rice Intensification (SRI) dari Dispertanak Kabupaten Cilacap. Pada areal seluas 20 hektar di Blok Ciguha ini petani dibantu pupuk organik, pupuk kimia, benih padi, dan alat perontok padi (power trasher).

Menurut Ude Sarta, Ketua Klomtan Karya Mukti, petani mulai membiasakan menanam padi usia muda dengan sistem tanam jajar legowo. Dengan program SRI, petani diharapkan tidak tergantung pada pupuk kimia, kemudian beralih menanam padi organik. “Mudah-mudahan bantuan untuk petani di Ciguha terus mengalir sehingga pada gilirannya petani bisa mandiri,” ujarnya.

sebuah truk membongkar pupuk organik untuk SRI

Persawahan di Madusari memanfaatkan aliran air dari DAS Cibaganjing. Hal ini tidak lepas dari peran ulu-ulu yang tergabung dalam P3A Tirtasari II yang berjumlah tiga orang.

Beberapa hari belakangan ini, semua pemilik sawah sudah memanfaatkan bantuan pemerintah. Mereka telah selesai menanam padi. Sebagian sudah mencapai tujuh (7) hari sesudah tanam (HST), bahkan sudah ada yang mencapai tiga puluh (30) HST. Sekitar November-Desember, petani di Ciguha, Madusari panen padi SRI. Semoga, hasilnya baik.(chr)

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *