Madusari Ikuti Festival Warso di Desa Karanganyar

GANDRUNGMANGU – Selama dua hari, Sabtu-Minggu, 2-3 Mei 2015, pewarta (admin) madusari.desa.id mengikuti Festival Warso (Warta Deso). Festival ini merupakan helatan kerja barenga para relawan TIK Cilacap, Gerakan Desa Membangun, Gedhe Foundation Purwokerto, Pemdes Karanganyar, dan partisipan pecinta teknologi informasi perdesaan.

warso2
Suasana diskusi Pewarta Ndeso (warso)

 

Hadir dan berbicara pada helatan tersebut, Dr. Johandri yang akrab dipanggil Om Jo (Pegiat IT, alumnus ITB, sohib Ono W. Purbo), Purwoko (Direktur Pedesaan dan kawasan Kementerian Dalam Negeri), Budi Satrio Ragil (Penggagas domain desa.id dari Melung Banyumas), Djoko Esha (GDM, APDESI, Relawan Mandiri Desa Melek IT atau yang biasanya disebut Reman Demit Cilacap), Fadli (Pemrakarsa lokal), pejabat eksekutif-legislatif Kab. Cilacap, dan Juni Prastowo (Kades Karanganyar). Acara dipandu oleh Ridlo (Pewarta KBR 68).

Festival Warso bertujuan mengajak kaum muda, khususnya Karanganyar menjadi generasi muda desa handal IT. “Kami siap berbagi ilmu tentang konten desa, termasuk pengelolaan provider desa dan TV desa tanpa biaya. Selain belajar overhand (penampil website), kita akan perkuat dengan backhand untuk mem-back up website desa dari peretas (hacker), ya katakan, kita seperti tentara dunia maya desa,” kata Om Jo.

Rencananya program belajar akan ditindaklanjuti pada musim liburan Juni mendatang diikuti pemuda dari 3 desa sekitar Karangayar. “Pesan saya, kalau sudah dididik dan jadi ahli (mahir), yah tularkan ilmunya ke pemuda desa lainnya. Jangan terus ke Jakarta cari kerja yang gajinya bisa dibayar Rp 15 juta. Janji ya,” pinta Om Jo.(chr)