Hujan Deras Menumbangkan Pohon

Inilah rumah pak Anan dan pepohonan sekitarnya yang akhirnya dirobohkan karena membahayakan

010a

011a

012a

013a

CIPICUNG (Madusari Online)- Hujan  deras seusai shalat Jumat di Desa Madusari mengagetkan warga. Hujan yang disertai kilat, gemuruh petir, dan angin kencang ini menyebabkan beberapa pohon besar dan kecil tumbang. Rumah Anan, warga RT 05 RW 13 Dusun Cipicung nyaris roboh. Bagian depan atapnya ambrol dihantam ranting pohon albasia berusia tua.

Ketika ditemui Madusari Online siang tadi, Anan bercerita dia berada di kebun karet mengambil rumput (ngarit) untuk ternak kambingnya. Isterinya berada di rumah anaknya (Kiman) tidak jauh dari rumahya. “Beruntung semua penghuni tidak di rumah,” ungkap Ny. Anan.

Anan bersama warga setempat memotong kayu albasia yang roboh. Mereka menggergaji albasia sebagai material bangunan untuk memperbaiki rumah Anan. Warga bergotong-royong membersihkan pohon-pohon lain yang sekiranya membahayakan, seperti pohon kelapa, kawung, dan jati serta mahoni sekitar rumah Anan. “Kami khawatir pohon-pohon akan tumbang menimpa rumah tetangga,” kata Anan.

Pemantauan Madusari Online, hujan deras juga menyebabkan banyak pohon kecil tumbang di kebun dan pekarangan warga, tapi tidak membahayakan. Selain itu, hujan  lebat satu jam membawa keberkahan. Petani di Blok Ciawingambang Cipicung merasa lega. Satu bulan terakhir ini sawah di blok ini kering. Penyebabnya, sumber air dari Cibaganjing mengering.

Dampak hujan, sawah warga sudah terairi kembali. “Kalau tidak ada hujan nggak tahu bisa panen atau tidak,” ujar salah satu petani.

Pada umumnya, petani di Madusari tengah mengharapkan hujan turun setelah sekitar empat bulan musim kemarau. “Alhamdulilah hujan sudah turun, mudah-mudahan akan turun terus sehingga kebutuhan air petani tercukupi,”ujar Sumanta petani di Ciguhan. (chr)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *